Menguntungkan, Masyarakat Basel Setujui Pembangunan Industri

oleh -

Radarbabel,Toboali – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Selatan (Basel) melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Lingkungan Hidup (DPKPLH) menggelar rapat komisi pembahasan dokumen AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan), RKL dan RPL dari rencana pembangunan Kawasan Industri Sadai dan sekitarnya (KISS) di Desa Sadai,Kecamatan Tukak Sadai, Kemarin (20/9) di aula DPKPLH Basel.

Dalam rapat komisi tersebut hadir sejumlah elemen dari tim ahli penilai Amdal bidang lingkungan, kesehatan, Camat, Kades, BPD, HNSI, warga Sadai dan pihak konsultan Amdal.Kepala DPKPLH, M Ali melalui Kepala Bidang (Kabid) Penataan dan Pentaatan Lingkungan Hidup, Elfan mengatakan rapat ini dilaksanakan untuk pembahasan bersama meminta masukan dari pihak – pihak yang terkait.

“Saat ini dalam prose penilaian Komisi Amdal terhadap dokumen AMDAL, RKL dan RPL untuk izin lingkungan. Artinya dokumen Amdal yang disusun oleh konsultan lingkungan dari pihak pengemban, diseminarkan untuk mendapat penilaian dan masukan mengenai dampak terhadap lingkungan,” Jelas Elfan saat diwawancarai

Dijelaskanya penggunaan lahan KISS secara umum terbagi 3 jenis penggunaan adalah kavling industry,komersial dan infrastruktur. Drainse dan jalan serta pembangunan ruang terbuka hijau (RTH). Secara umum,total luas lahan yang digunakan untuk kavling industry,komersial dan infratruktur adalah 297,45 hektar atau sebesar 74 persen. Drainasser dan jalan 57,82 hektar atau sebesar 14,46 persen dan RTH adalah 44,73 persen atau sebensar 11,18 persen.

“Saat ini dalam tahap pertama seluas dengan luas 400 hektar yang didalamnya akan dibangun Pusat Riset dan Pembibitan Kaliandra, perumahan. Pembangunan tahap satu ini diantara Sungai Pengarem,pengembangan dan masyarakat atau warga,”jelasnya.

Ia menambahkan sebelumnya pada Sabtu (9/6) lalu telah dilaksanakan kegiatan konsultasi publik atas rencana kegiatan KISS yang diprakasai oleh PT Ration Bangka Abdadi di kantor Desa Sadai. Pelaksaan kegiatan konsultasi publik ini merupakan salah satu tahapan yang harus dilaksanakan dalam rangka penyusunan dokumen AMDAL atau rencana kegiatan tersebut. Dalam kegiatan tersebut dilanjutkan kepada penetapan wakil masyarakat yang akan duduk dalam Tim Komisi Penilai AMDAL Kabupaten Basel.

Sementara itu Kades Sadai, M Amin mengatakan warga di desanya sudah mengetahui akan ada pembangunan kawasan industri. Menurutnya, masyarakat menyambut positif rencananya tersebut karena dianggap bisa mendongkrak perekonomian warga setempat.

“Kami apresiasi rencana pembangunan KISS. Kami nanti minta izin Amdalnya benar-benar diperhatikan. Sejauh lingkungannya tetap terjaga, masyarakat dipastikan mendukung. Karena nanti juga masyarakat dapat bekerja di industri tersebut,”ucapnya.(toni)

Tentang Penulis: adminHP

Gambar Gravatar
Cerdas, Cepat, Jelas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *